20 Contoh Majas Personifikasi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya – KOMPAKSIANA
banner 728x250

20 Contoh Majas Personifikasi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya

20 Contoh Majas Personifikasi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya

banner 120x600
banner 468x60

20 Contoh Majas Personifikasi, Pengertian, dan Ciri-Cirinya

Kompaksiana | Majas adalah alat atau gaya bahasa yang digunakan untuk meningkatkan keindahan dan daya tarik suatu karya sastra. Salah satu majas yang paling umum digunakan adalah personifikasi. Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat manusia kepada benda mati atau makhluk lain yang tidak manusiawi.

Dalam tulisan ini, kita akan membahas pengertian personifikasi beserta contoh-contohnya beserta ciri-cirinya.

banner 325x300

Pengertian Personifikasi

Personifikasi adalah majas yang memberikan sifat, perilaku, atau karakter manusia kepada objek atau makhluk non-manusia. Dengan kata lain, personifikasi memberikan kesan bahwa benda mati, hewan, atau konsep abstrak memiliki kemampuan dan sifat seperti manusia. Tujuan dari penggunaan personifikasi adalah untuk memberikan gambaran yang lebih hidup, mengesankan, dan mudah dipahami oleh pembaca atau pendengar.

Ciri-Ciri Personifikasi

Beberapa ciri-ciri personifikasi antara lain:

1. Memberikan Sifat Manusia: Objek non-manusia diberi sifat, emosi, atau perilaku yang biasanya hanya dimiliki oleh manusia.
2. Membuat Objek Hidup: Dengan personifikasi, objek non-hidup dianggap memiliki kehidupan dan kecerdasan.
3. Memberikan Gambaran yang Lebih Jelas: Personifikasi membantu pembaca membayangkan objek atau konsep secara lebih konkret.
4. Menarik Perhatian: Dengan memberikan aspek manusiawi pada objek non-manusia, personifikasi membuat pembaca lebih tertarik pada teks.
5. Menghidupkan Cerita atau Puisi: Dalam karya sastra, personifikasi sering digunakan untuk membuat cerita atau puisi lebih hidup dan menarik.

Contoh-contoh Personifikasi

Berikut adalah 20 contoh personifikasi beserta penjelasannya:

1. Matahari tersenyum hangat.
– Penjelasan: Matahari diberi sifat manusia yaitu mampu tersenyum.

2. Angin berbisik lembut di telingaku.
– Penjelasan: Angin, yang merupakan objek non-manusia, dianggap memiliki kemampuan untuk berbicara.

3. Bunga melambai-lambai menyapa saat angin berhembus.
– Penjelasan: Bunga dianggap memiliki kemampuan untuk menyapa, sifat yang umumnya hanya dimiliki oleh manusia.

4. Laut menderu marah di malam yang gelap.
– Penjelasan: Laut dianggap memiliki emosi manusia yaitu kemarahan.

5. Bulan mengintip dari balik awan.
– Penjelasan: Bulan diberi sifat manusia yaitu mampu mengintip.

6. Daun-daun berguguran menari-nari di halaman rumah.
– Penjelasan: Daun-daun dianggap memiliki kemampuan menari, yang merupakan sifat manusia.

7. Gunung tertawa gembira saat pagi tiba.
– Penjelasan: Gunung diberi sifat manusia yaitu mampu tertawa dan merasa gembira.

8. Waktu berlalu begitu cepat tanpa ampun.
– Penjelasan: Waktu diberi sifat manusia yaitu mampu bertindak tanpa ampun.

9. Hujan turun dengan gemuruh seperti pertunjukan drum.
– Penjelasan: Hujan dianggap memiliki kemampuan untuk meniru suara drum.

10. Besi menjerit ketika terkena panas.
– Penjelasan: Besi diberi kemampuan untuk menjerit, sifat yang umumnya hanya dimiliki oleh manusia.

11. Pohon-pohon bergosip di kebun belakang.
– Penjelasan: Pohon dianggap memiliki kemampuan untuk berkomunikasi seperti manusia dengan ‘bergosip’.

12. Langit malam membisu tanpa suara.
– Penjelasan: Langit malam diberi sifat manusia yaitu kemampuan untuk membisu, atau tidak mengeluarkan suara.

13. Mobil tua itu menangis ketika mesinnya mati.
– Penjelasan: Mobil diberi kemampuan untuk menangis, sebuah ekspresi emosi manusia.

14. Bunga-bunga di taman bernyanyi menyambut pagi.
– Penjelasan: Bunga-bunga dianggap memiliki kemampuan untuk bernyanyi, sebuah aktivitas yang umumnya hanya dilakukan oleh manusia.

15. Sungai mengalir dengan tenang di antara pepohonan rindang.
– Penjelasan: Sungai dianggap memiliki kemampuan untuk mengalir dengan tenang, sifat yang umumnya hanya dimiliki oleh manusia.

16. Gunung berdiri megah di ufuk timur.
– Penjelasan: Gunung diberi sifat manusia yaitu mampu berdiri megah.

17. Keheningan malam memeluk seluruh desa.
– Penjelasan: Keheningan malam dianggap memiliki kemampuan untuk memeluk, sebuah aktivitas yang umumnya hanya dilakukan oleh manusia.

18. Samudra membisikkan rahasia-rahasia lamanya pada ombak.
– Penjelasan: Samudra dianggap memiliki kemampuan untuk membisikkan rahasia, sifat yang umumnya hanya dimiliki oleh manusia.

19. Kupu-kupu berdansa di atas bunga-bunga yang sedang tidur.
– Penjelasan: Kupu-kupu dianggap memiliki kemampuan untuk berdansa, sifat yang umumnya hanya dimiliki oleh manusia.

20. Kota itu memancarkan kehidupan di setiap sudutnya.
– Penjelasan: Kota diberi sifat manusia yaitu mampu memancarkan kehidupan.

Kesimpulan

Personifikasi adalah salah satu majas yang paling umum digunakan dalam karya sastra untuk memberikan kehidupan pada objek atau

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *